Bulan Ramadhan 2016 Jatuh Pada Tanggal 6 Juni

Tidak terasa bulan RAMADHAN yang di nanti oleh seluruh umat muslim sedunia akan segera datang. Berikut ini beberapa informasi terkait kapan tepatnya seluruh muslim di dunia bisa menjalankan ibadah bulan puasa 2016/1437 H

Bulan Ramadhan 2016 Jatuh Pada Tanggal 6 Juni


Meskipun bulan Ramadhan masih menyisakan beberapa hari mendatang, namun baik Muhammadiyah maupun Nahdlatul Ulama atau NU telah sepakat bahwa awal puasa 2016 jatuh pada tanggal 6 Juni 2016 mendatang. Sebagai pertanda awal Ramadhan sebelumnya harus dilakukan pengamatan dan observasi terlebih dahulu terkait posisi hilal. Hilal adalah penampakan bulan sabit muda yang terlihat pertama kali setelah terjadinya ijtimak (konjungsi), yaitu di waktu sesudah maghrib. Ada alasan yang mendasari mengapa hilal hanya dapat terlihat saat petang atau magrib, yaitu disebabkan bentuk dari bulan sabit muda yang masih sangat tipis dengan cahaya yang masih sangat redup. Dikarenakan cahaya bulan sabit muda yang redup ini, maka terdapat kemungkinan tertutup oleh cahaya matahari yang jauh lebih terang sehingga mengakibatkan hilal menjadi tidak terlihat.

Sebagaimana yang pernah diberitakan sebelumnya, Laporan dari berbagai sumber menyebutkan jika kemungkinan jatuhnya awal puasa Ramadhan serta Idul Fitri yang dimulai dari tahun 2015 hingga tahun 2022 di Indonesia akan serempak. Hal berbeda terjadi untuk Idul Adha, karena keseragaman baru akan terjadi mulai tahun 2016 hingga tahun 2022. Prediksi ini dikemukakan oleh Lapan dikarenakan faktor posisi bulan yang berada cukup tinggi.

Lalu bagaimana dengan Ramadhan tahun ini?. Berdasarkan hasil penelusuran dibeberapa sumber yang terpercaya, awal puasa 2016 disepakati jatuh pada tanggal 6 Juni 2016 baik oleh NU maupun Muhammadiyah. Sedangkan Hari Raya Idul Fitri nampaknya juga akan diperingati secara serempak baik oleh Muhammadiyah dan NU yaitu jatuh pada tanggal 6 dan 7 Juli 2016.

Pengamatan hilal ini menggunakan dua metode, yaitu metode hisab dan rukyat.
Metode hisab adalah metode untuk menentukan posisi bulan menggunakan perhitungan serta kalkulasi astronomis yang dilakukan secara matematis untuk mengetahui waktu dimulainya awal bulan yang terdapat pada kalender Hijriyah.

Bulan Ramadhan 2016 Jatuh Pada Tanggal 6 Juni


Metode rukyat adalah merupakan kegiatan pengamatan hilal yang dilakukan secara langsung. Aktivitas ini mencakup pengamatan terhadap posisi bulan sabit muda yang terlihat untuk pertama kalinya setelah konjungsi. Pengamatan dengan metode ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu dengan cara melihat langsung tanpa menggunakan alat bantu atau dapat juga dengan menggunakan alat optik seperti teleskop.

Bulan Ramadhan 2016 Jatuh Pada Tanggal 6 Juni


MARI BERSAMA SAMA BERGEMBIRA  DENGAN DATANG NYA BULAN RAMADHAN TAHUN INI, SEMOGA KITA DI BERIKAN KEKUATAN LAHIR DAN BATIN UNTUK MENJALANKAN SEGALA AMALAN IBADAH DI BULAN SUCI RAMADHAN.

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN :)
Share on Google Plus

About Farodhi Ahmad

terimakasih telah berkunjung :)

0 komentar:

Posting Komentar